Fragmen Cerpen Cinta Perempuan Bodoh

Berkali-kali aku mencubit pipiku. Sakit bukan main. Sedarlah aku bahawa aku bukan bermimpi. Sungguh, aku tidak menyangka, Razin akan tinggalkan aku. Aku sangka kasih sayangnya kental. Selama ini siang-malam, pagi-petang dia mengulang-ngulang kata, dia rindu akan aku. Dia hanya ada aku. Kalau tak dapat aku, dia bertekad akan membujang sampai mati. Allah! Allah! Hebatnya pernyataan cinta Rudy kepada aku. Justeru aku sukar percaya bahawa dia dengan mudahnya membuang aku. Kini aku terkontang-kanting dan aku hanya ada Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s