PUISI “HANYA SUATU ILUSI”

“HANYA SUATU  ILUSI”

(Rahimah Haji A. Hamid)
Pernah suatu masa
tancap pandang yang berbicara
antara mereka. Jurang masa
kemudian memisahkan
keduanya,  terlalu lama
tapi masa juga
yang menemukan mereka lagi
demi menjawab segala teka-teki
yang tergantung sekian lama.
Perempuan itu kini mengerti,
segala yang diingini
hanya suatu ilusi!.
Main Rhein, Frankfrut, Germany
13 September 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s